TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat implementasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM aparatur yang profesional dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat memberikan arahan pada Sosialisasi Percepatan Implementasi Manajemen Talenta di Lingkungan Pemprov Kaltara di Aula Gedung Gubernur Kaltara Lantai 1, Rabu (7/10).
Denny mengatakan, reformasi birokrasi di bidang SDM aparatur diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme ASN sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu upaya yang perlu diperkuat adalah penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.
Menurutnya, manajemen talenta diperlukan untuk memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara terencana, terukur, dan transparan dengan mempertimbangkan kompetensi, kinerja, serta potensi yang dimiliki.
“Saya memandang sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemprov Kaltara,” ujar Denny.
Ia menegaskan, manajemen talenta tidak boleh berhenti sebagai konsep administratif, tetapi harus diterapkan secara nyata dan berkelanjutan di seluruh perangkat daerah.
“Satu hal yang ingin saya tekankan kepada seluruh kepala Perangkat Daerah yang hadir, yaitu penerapan manajemen talenta ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas pokok BKD semata,” tegasnya.
Untuk itu, para pimpinan perangkat daerah diminta aktif mendukung pemutakhiran data ASN, pengembangan talenta, serta menindaklanjuti hasil pemetaan sesuai kebutuhan di unit kerja masing-masing.
Denny juga berharap sosialisasi tersebut dapat memperkuat pemahaman teknis mengenai pembentukan talent pool serta pemanfaatan platform digital dalam menginformasikan jabatan yang tersedia. Dengan demikian, proses pengembangan dan mobilitas karier ASN dapat berlangsung lebih terbuka, transparan, dan akuntabel.
“Dengan sistem manajemen talenta yang baik, kita optimis kualitas pelayanan publik akan meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat. Kita ingin mencetak ASN dengan skill dan motivasi yang tinggi, penuh inisiatif, terus memperbaiki diri, dan senantiasa berkinerja unggul,” pungkasnya. (dkisp)







