NUNUKAN – Pengamanan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tidak hanya membutuhkan kesiapsiagaan aparat pertahanan, tetapi juga koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Bupati Nunukan Hermanus dengan jajaran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Kavaleri 8 Narasinga Wiratama Kostrad di ruang kerja Wakil Bupati Nunukan, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri langsung Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Letkol Kav Dian Kriswijaya, bersama jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Hermanus menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonkav 8 Narasinga Wiratama di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.
Menurutnya, keberadaan personel TNI di kawasan perbatasan memiliki peran penting, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan terbuka untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Satgas Pamtas. Kerja sama tersebut diharapkan mencakup berbagai bidang, mulai dari pengamanan wilayah, kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, hingga dukungan terhadap pembangunan masyarakat perbatasan.
“Bagi pemerintah daerah, kolaborasi dengan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kondisi tersebut sekaligus menjadi fondasi untuk mendorong aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan,” ujar Hermanus.
Sementara itu, Satgas Pamtas Yonkav 8 Narasinga Wiratama Kostrad merupakan satuan yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur, dengan kekuatan sekitar 350 personel yang ditugaskan untuk mendukung pengamanan perbatasan RI-Malaysia.
“Melalui pertemuan ini, hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Satgas Pamtas diharapkan semakin kuat. Sinergi yang terbangun tidak hanya berorientasi pada pengamanan wilayah, tetapi juga mampu memperluas dukungan terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan,” pungkasnya. (Adv)







