Categories: Headline

Bupati Nunukan Dorong Transformasi Ekonomi Perbatasan Lewat Kolaborasi dengan UGM

NUNUKAN – Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, menegaskan bahwa percepatan pembangunan ekonomi di kawasan perbatasan kini menjadi fokus utama pemerintah daerah. Menurutnya, wilayah perbatasan tidak lagi cukup dipandang sebagai zona pertahanan dan keamanan, tetapi harus berubah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyejahterakan masyarakat.

 

“Kawasan perbatasan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, tetapi selama ini belum tergarap optimal. Karena itu, Bupati Nunukan, H Irwan Sabri, mengarahkan agar pembangunan difokuskan pada wilayah yang masih mengalami kesenjangan ekonomi dan keterbatasan infrastruktur,” ujar Robby.

 

Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang saat berdiskusi dengan para Guru Besar UGM dan Pakar Vokasi UGM

 

Ia menjelaskan bahwa meskipun laju pertumbuhan ekonomi Nunukan terus meningkat sejak daerah ini terbentuk pada 1999, namun kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat perbatasan belum signifikan. Terutama pada desa-desa di daerah terluar yang memiliki karakter geografis dan sosial ekonomi berbeda satu sama lain.

 

“Untuk menciptakan pemerataan ekonomi, OPD harus benar-benar memahami potensi wilayah serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dengan begitu, setiap program bisa tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat,” jelasnya.

 

Robby menegaskan bahwa strategi pembangunan yang dicanangkan Bupati Irwan Sabri berorientasi pada prosperity approach atau pendekatan kemakmuran. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui penguatan potensi lokal, peningkatan produktivitas, serta penciptaan aktivitas ekonomi baru.

 

Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang bersama Guru Besar UGM dan Pakar Vokasi UGM

 

Sebagai langkah konkret, BPPD Nunukan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk merumuskan konsep pengembangan ekonomi perbatasan yang terukur dan berkelanjutan. Kerja sama ini mencakup penyusunan master plan potensi kawasan perbatasan hingga penerapan program Industrialiasi Perdesaan Berbasis Kluster.

 

“Industrialiasi perdesaan berbasis kluster diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di desa-desa perbatasan. Dengan mengembangkan kluster berbasis komoditas unggulan lokal, kita bisa menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Robby.

 

Menurutnya, kerja sama dengan UGM yang melibatkan guru besar seperti Prof Mudrajat Kuncoro dan pakar vokasi Dr Wiryanta merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap rencana aksi pembangunan sesuai kebutuhan wilayah dan berbasis data.

 

Robby optimistis bahwa arah pembangunan ini akan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru (new economic hub) di desa-desa di kawasan perbatasan, sekaligus memperkuat posisi Nunukan sebagai beranda terdepan Indonesia.

 

“Dengan perencanaan yang matang dan dukungan akademik dari UGM, kami yakin percepatan pembangunan ekonomi perbatasan akan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adm)

 

narapediaofficial@gmail.com

Share
Published by
narapediaofficial@gmail.com

Recent Posts

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Nunukan Bersihkan Lahan Tanam Jagung di Seimenggaris

NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, personel Bhabinkamtibmas Polsek…

8 jam ago

Korban Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Sebatik Dihentikan

NUNUKAN - Proses pencarian nelayan yang dikabarkan hilang di Perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat memasuki…

8 jam ago

Selesaikan Dampak Batas Negara, Deputi I BNPP dan Dir Penilaian Kekayaan Negara Kemenkeu Kunjungi Sebatik

NUNUKAN – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, mengambil peran…

3 minggu ago

Tingkatkan Layanan Bongkar Muat, Pelindo Regional 4 Nunukan Tambah Head Truk 40 Feet

NUNUKAN – Pelindo Regional 4 Nunukan terus melakukan peningkatan pelayanan kepelabuhanan, khususnya pada kegiatan bongkar…

1 bulan ago

Peringati Hakordia, BPJS Ketenagakerjaan Nunukan Perkuat Budaya Antikorupsi

NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nunukan menggelar kegiatan…

1 bulan ago

Pemkab Nunukan Siapkan Langkah Sosial-Ekonomi Pasca Perubahan Batas Negara di Pulau Sebatik

NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mulai menyiapkan langkah strategis dalam menindaklanjuti dampak perubahan batas…

2 bulan ago