NUNUKAN – Peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan di wilayah perbatasan kembali diwujudkan melalui penerapan aplikasi Terminal Operation System (TOS) di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Sistem ini mulai resmi diimplementasikan hari ini, bersamaan dengan pelayanan perdana KM Kandhaga Nusantara 06.
General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Nunukan, Anugrah Amaliah menyampaikan bahwa TOS hadir sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong efektivitas layanan pelabuhan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di daerah perbatasan. Menurutnya, digitalisasi merupakan langkah strategis dalam mempercepat layanan dan meningkatkan efisiensi logistik.
“Dengan adanya aplikasi TOS, pengguna jasa kini dapat melakukan transaksi secara online tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Hal ini akan menekan biaya logistik, sekaligus mengurangi waktu port stay dan cargo stay kapal,” ujar Anugrah.
Ia menjelaskan bahwa penerapan sistem berbasis perencanaan dan pengendalian tersebut akan berdampak langsung pada transparansi operasional pelabuhan. Seluruh pergerakan peti kemas dapat dipantau secara real time, sehingga pengguna jasa memiliki akses data yang akurat dan terkini.
“Setiap pengguna jasa dapat memonitor aktivitas peti kemas mulai dari masuk hingga keluar pelabuhan. Ini menjadi bentuk keterbukaan informasi yang memudahkan pelaku logistik maupun pemilik barang,” kata Anugrah.
Selain mendukung efisiensi, Pelindo juga menilai penerapan TOS akan memperkuat konektivitas logistik yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat perbatasan. Pelabuhan Tunon Taka merupakan pintu utama distribusi kebutuhan bahan pokok maupun barang dagangan menuju wilayah Nunukan, Sebatik hingga daerah hinterland.
Pelindo Regional 4 Nunukan berencana melakukan sosialisasi secara masif kepada seluruh pengguna jasa dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya, memastikan seluruh proses layanan berjalan sesuai standar digitalisasi yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami akan terus mengenalkan sistem ini kepada stakeholder agar tercipta pelayanan yang lebih terstruktur, cepat, dan transparan. Standardisasi layanan melalui digitalisasi adalah bagian dari transformasi Pelindo,” tegasnya.
Penerapan TOS diharapkan mampu mendorong peningkatan daya saing pelabuhan, menghadirkan layanan yang lebih modern, serta berkontribusi pada kemajuan ekonomi kawasan perbatasan. Dengan dukungan teknologi, mobilitas logistik semakin optimal dan berdampak langsung pada aktivitas perdagangan di Kabupaten Nunukan.
NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan, personel Bhabinkamtibmas Polsek…
NUNUKAN - Proses pencarian nelayan yang dikabarkan hilang di Perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat memasuki…
NUNUKAN – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, mengambil peran…
NUNUKAN – Pelindo Regional 4 Nunukan terus melakukan peningkatan pelayanan kepelabuhanan, khususnya pada kegiatan bongkar…
NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nunukan menggelar kegiatan…
NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mulai menyiapkan langkah strategis dalam menindaklanjuti dampak perubahan batas…