103 Mahasiswa PNN Diwisuda, Gubernur Kaltara Dorong Lulusan Vokasi Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

oleh -34 views
Gubernur Kaltara H Zainal Arifin Paliwang didampingi Pj Sekda Nunukan saat menghadiri wisuda mahasiswa PNN (Foto: Prokopim Nunukan)

NUNUKAN – Sebanyak 103 mahasiswa Politeknik Negeri Nunukan (PNN) resmi menyandang gelar kelulusan dalam Wisuda Ke-IV Tahun 2026 yang digelar di Gedung Laboratorium Terpadu PNN, Selasa (13/10/2026).

Momentum kelulusan tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.

Dalam orasi ilmiahnya bertajuk Sinergi Pendidikan Vokasi dan Transformasi Daerah Mewujudkan Output Kelulusan Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045, Zainal menyebut cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa pembangunan SDM yang berkualitas.

Menurutnya, visi besar pembangunan nasional tersebut bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan harus diwujudkan melalui proses yang terencana, bertahap, dan terukur.

“Kita tidak hanya membutuhkan orang yang kuat secara teori, tetapi juga tenaga terampil yang mampu bekerja, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan di lapangan,” ujarnya.

Ia menilai PNN memiliki posisi strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Kalimantan Utara. Terlebih, wilayah perbatasan memiliki potensi ekonomi dan industri yang membutuhkan dukungan tenaga kerja lokal dengan kompetensi sesuai bidangnya.

Zainal kemudian menguraikan sejumlah peluang yang dapat dimanfaatkan para lulusan berdasarkan program studi yang telah ditempuh. Lulusan Teknologi Hasil Perikanan, misalnya, diharapkan mampu mendorong inovasi pengolahan hasil laut, terutama rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, pengembangan hilirisasi dan diversifikasi produk perikanan penting dilakukan agar komoditas daerah tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih besar oleh petani dan nelayan.

Sementara itu, lulusan Teknik Alat Berat dinilai memiliki peluang untuk terlibat dalam pengembangan kawasan industri dan proyek strategis di Kalimantan Utara, termasuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), Kawasan Industri Pelabuhan Indonesia (KIPI), serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Lulusan vokasi dari Nunukan harus berani mengambil peluang dan mengisi posisi strategis dalam pembangunan daerah, bukan hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Peluang lainnya terbuka bagi lulusan Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan konektivitas jalan di kawasan pedalaman dan perbatasan. Salah satu pembangunan yang disoroti adalah ruas jalan Malinau–Krayan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas masyarakat.

Adapun lulusan Administrasi Bisnis diharapkan mampu mengambil peran dalam penguatan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan lintas batas, serta pengembangan ekonomi kreatif agar semakin kompetitif.

Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik maupun keterampilan teknis. Integritas, kedisiplinan, etos kerja, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia profesional.

“Lulusan yang berdampak bukan hanya mereka yang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mereka yang berani menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi bagi masyarakat,” katanya.

Sebelum mengakhiri orasi ilmiahnya, Zainal berpesan agar para wisudawan dan wisudawati tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka diminta terus mengembangkan kemampuan, berinovasi, dan berani mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan hadiah kepada wisudawan terbaik.

Wisuda Ke-IV PNN Tahun 2026 turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, Direktur PNN Arkas Viddy, anggota DPRD Kabupaten Nunukan Andi Fajrul Syam, Camat Nunukan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran dosen, serta orang tua wisudawan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi senat dan doa pembukaan, dilanjutkan laporan direktur, prosesi wisuda, pengukuhan lulusan, pengucapan janji wisudawan, hingga pengumuman dan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Utara juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Nunukan.

Dengan bertambahnya 103 lulusan baru, PNN diharapkan terus berkontribusi mencetak SDM lokal yang kompeten. Tantangan berikutnya adalah memastikan keahlian yang diperoleh di bangku kuliah dapat terserap dan dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.