238 ASN Nunukan Terima Satyalancana Karya Satya, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian

oleh -56 views
Bupati Nunukan H Irwan Sabri saat menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di Nunukan (Foto: Prokopim Nunukan)

NUNUKAN – Sebanyak 238 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian mereka selama 10 hingga 30 tahun. Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri di Ruang Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (20/10/2026).

Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi, loyalitas, serta rekam jejak para pegawai negeri sipil (PNS) dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dari total 238 penerima, sebanyak tujuh ASN memperoleh penghargaan atas masa pengabdian 10 tahun, 97 ASN untuk masa pengabdian 20 tahun, dan 134 ASN atas pengabdian selama 30 tahun.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan dengan Bankaltimtara Cabang Nunukan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan kepada seluruh ASN yang menerima tanda kehormatan. Menurutnya, Satyalancana Karya Satya bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan pengakuan negara atas kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, dan prestasi kerja selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Satyalancana Karya Satya ini bukan sekadar lencana yang disematkan di dada. Ini adalah pengakuan negara atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta prestasi kerja Bapak/Ibu sekalian selama 10 tahun, 20 tahun, bahkan 30 tahun tanpa cacat sebagai abdi negara,” ujarnya.

Ia menilai, pengabdian selama puluhan tahun di Kabupaten Nunukan memiliki nilai tersendiri. Sebagai daerah perbatasan dengan berbagai tantangan geografis dan pelayanan publik, konsistensi ASN dalam menjalankan tugas menjadi bagian penting dari keberlangsungan pembangunan daerah.

Irwan juga mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak dipandang sebagai akhir dari perjalanan pengabdian. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk mempertahankan integritas, meningkatkan kualitas kinerja, serta menjadi teladan bagi ASN yang lebih muda.

Bupati bahkan menekankan tiga peran yang harus dimiliki ASN Nunukan, yakni sebagai konseptor, eksekutor, dan ambasador. Artinya, ASN tidak cukup hanya memahami perencanaan pembangunan, tetapi juga harus mampu merealisasikannya melalui kerja nyata sekaligus menjaga citra positif pemerintah di tengah masyarakat.

“ASN Nunukan harus menjadi konseptor, eksekutor, dan ambasador. Punya konsep pembangunan perbatasan, mau bekerja nyata, dan menjadi wajah baik pemerintah di mata masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Irwan Sabri turut menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., atas pengabdian sekitar 30 tahun.

Penghargaan masa pengabdian 25 tahun juga diberikan kepada Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan, Kaharuddin, S.S.

Menutup sambutannya, Irwan kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia berharap pengalaman dan keteladanan para ASN senior dapat menjadi inspirasi bagi generasi aparatur berikutnya dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

“Mari kita terus membangun Nunukan dengan semangat pengabdian tanpa batas,” pungkasnya.

Penganugerahan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni penghargaan, tetapi menjadi pengingat bahwa loyalitas, integritas, dan kualitas pelayanan merupakan ukuran penting dalam perjalanan seorang ASN. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.