Dialog di Tengah Panen, Bupati Nunukan Serap Aspirasi Petani dari Irigasi hingga BBM Alsintan

oleh -27 views
Bupati Nunukan H Irwan Sabri saat melakukan panen raya di Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan (Foto: Prokopim Nunukan)

NUNUKAN — Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, turun langsung ke sawah untuk berdialog dengan para petani di Kelurahan Tanjung Harapan, Kampung Tengah, Sungai Lancang, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian panen padi bersama yang turut menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester.

Dalam suasana santai di tengah areal persawahan, Bupati membuka ruang diskusi terbuka bersama petani, kelompok tani, brigade pangan, serta penyuluh pertanian. Ia mempersilakan para petani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Di sini ada kepala dinas, ada anggota DPRD, dan saya sebagai bupati. Silakan bapak dan ibu menyampaikan pertanyaan atau hal-hal yang menjadi kebutuhan,” ujar Irwan.

Sejumlah isu strategis mengemuka dalam dialog tersebut, mulai dari kebutuhan alat dan mesin pertanian, pembangunan saluran irigasi, perbaikan jalan usaha tani, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional alsintan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Ia juga memberikan motivasi kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, capaian panen yang telah memasuki siklus kedua menunjukkan potensi besar untuk ditingkatkan menjadi tiga kali panen dalam setahun.

“Kita sudah melihat ini panen kedua. Bukan tidak mungkin ke depan bisa dipacu menjadi tiga kali panen dalam setahun,” katanya.

Selain itu, Irwan menekankan pentingnya perluasan dan optimalisasi lahan pertanian guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Nunukan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai program stimulan untuk mendukung petani.

Terkait kebutuhan irigasi, Bupati mengungkapkan rencana pengalokasian alat berat berupa ekskavator di Kecamatan Nunukan Selatan. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi.

“Tahun lalu kita telah mengalokasikan lima ekskavator di lima kecamatan di Krayan. Insyaallah, tahun ini kita alokasikan untuk Kecamatan Nunukan Selatan,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai ketersediaan BBM untuk alsintan yang dikelola Brigade Pangan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan petani memperoleh kuota khusus. Hal ini diharapkan dapat mempermudah akses pembelian BBM melalui sistem barcode.

Di akhir kegiatan, Bupati kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan sektor pertanian di tengah aktivitas ekonomi lainnya. Ia mendorong masyarakat untuk tetap menanam padi sembari menjalankan usaha lain, seperti budidaya rumput laut.

“Rumput laut tetap berjalan, tetapi pertanian jangan ditinggalkan. Terus tingkatkan produktivitas karena ini memiliki potensi besar. Apalagi saat ini pemasaran sudah lebih terjamin, di mana BULOG siap menyerap hasil panen sesuai standar kualitas,” ujarnya.

Ia juga menyinggung arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar terhadap sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan.

Melalui dialog langsung seperti ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan petani dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.