Laboratorium Terpadu PNN Nunukan Diresmikan, Perkuat Pendidikan Vokasi di Wilayah Perbatasan

oleh -37 views
Assisten II Setda Nunukan Juni Mardiansyah saat meresmikan lab perikanan Politeknik Negeri Nunukan (Foto: Prokopim Nunukan)

NUNUKAN – Politeknik Negeri Nunukan (PNN) kini memiliki fasilitas penunjang pendidikan baru setelah Gedung Laboratorium Terpadu di kampus tersebut resmi dioperasikan, Jumat (16/10/2026).

Peresmian yang berlangsung di Kampus PNN, Jalan Ujang Dewa, dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah, yang mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menyambut positif kehadiran gedung tersebut. Fasilitas ini dinilai menjadi salah satu penunjang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, terutama dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Juni, pemerintah daerah berharap laboratorium terpadu tidak sekadar menjadi penambahan infrastruktur kampus, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan inovasi.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut harus mampu mendorong lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi, kemandirian, serta daya saing. Terlebih, PNN memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dapat mendukung pembangunan Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan sektor pendidikan, khususnya pendidikan vokasi. Sebab, pendidikan berbasis keterampilan dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus potensi unggulan daerah.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Nunukan untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Nunukan,” kata Juni.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, menekankan pentingnya keberadaan laboratorium dalam menunjang mutu pendidikan tinggi.

Ia menyebut fasilitas laboratorium memiliki peran penting dalam mengintegrasikan pembelajaran teori dengan praktik. Selain meningkatkan kompetensi mahasiswa, keberadaannya juga membuka ruang lebih luas bagi pengembangan penelitian terapan dan inovasi.

Sri Suning mengungkapkan, pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu PNN tidak terlepas dari sejumlah tantangan, terutama dalam proses pengurusan izin prinsip yang membutuhkan koordinasi serta pemenuhan berbagai persyaratan.

Namun, melalui kerja sama dan komitmen berbagai pihak, pembangunan fasilitas tersebut akhirnya dapat diselesaikan pada September 2026.

Ia berharap peresmian laboratorium menjadi awal dari pengembangan PNN yang lebih progresif dan berkelanjutan. Optimalisasi fasilitas dinilai penting agar pendidikan vokasi yang diselenggarakan kampus tersebut semakin relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan kawasan perbatasan.

“Saya berharap pembangunan laboratorium terpadu ini tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi salah satu langkah awal untuk pengembangan Politeknik Negeri Nunukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Setelah prosesi peresmian, rombongan meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia di gedung tersebut. Laboratorium yang dikunjungi meliputi Laboratorium Teknik Alat Berat, Laboratorium Teknik Sipil, Laboratorium Simulasi Bisnis, serta Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran berbasis praktik sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan PNN dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja dan tantangan pembangunan daerah. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.