Pemkab Nunukan Upayakan ATR-72 Wings Air Kembali Layani Rute Nunukan–Tarakan

oleh -9 views

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus berupaya memperkuat konektivitas transportasi udara guna mendukung pelayanan penerbangan domestik di wilayah perbatasan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong kembali beroperasinya penerbangan rute Nunukan–Tarakan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang mengatakan, upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Nunukan Irwan Sabri untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui penguatan akses transportasi.

Menurut Robby, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Area Manager Lion Air di Tarakan guna membahas peluang beroperasinya kembali penerbangan pesawat ATR-72 milik Wings Air pada rute domestik Nunukan – Tarakan.

Ia menjelaskan, rute penerbangan tersebut dinilai sangat penting bagi masyarakat di wilayah perbatasan, terutama untuk mendukung mobilitas penumpang, pelayanan publik, serta memperlancar arus barang antara dua daerah tersebut.

“Rute penerbangan Nunukan–Tarakan memiliki peran strategis karena menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat. Selain itu, konektivitas udara juga mendukung percepatan pelayanan dan distribusi logistik,” ujar Robby.

Dalam pertemuan tersebut, pihak maskapai menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu mengajukan surat permohonan resmi yang dilengkapi dengan data arus penumpang sebagai bahan pertimbangan manajemen pusat Lion Air.

Selain itu, maskapai juga menilai penting adanya skema kerja sama yang mempertimbangkan aspek bisnis dan keberlanjutan operasional agar rute penerbangan tersebut dapat berjalan secara konsisten.

“Data arus penumpang menjadi salah satu indikator penting bagi maskapai dalam melihat potensi pasar. Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan data pendukung sebagai bahan evaluasi bagi manajemen pusat,” jelasnya.

Robby menegaskan, penguatan layanan penerbangan domestik merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Nunukan. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap melalui skema jangka pendek, menengah, dan panjang.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur jalan, peningkatan aksesibilitas, konektivitas antarwilayah, serta penguatan moda transportasi merupakan faktor penting dalam membuka keterisolasian wilayah perbatasan.
“Pembangunan kawasan perbatasan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Dengan akses transportasi yang semakin terbuka, diharapkan mobilitas masyarakat meningkat, pelayanan publik menjadi lebih mudah, dan kesenjangan pembangunan dapat terus diperkecil,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.