Penantian Panjang Berbuah Haru, Kakak Beradik Asal Nunukan Tunaikan Ibadah Haji di Tengah Duka

oleh -18 views
Bupati Nunukan H Irwan Sabri saat menyematkan syal kontingen kepada calon haji Nunukan (Foto: Prokopim Nunukan)

NUNUKAN — Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan yang digelar di Aula Serbaguna Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Di antara ratusan jemaah yang dilepas, terdapat kisah menyentuh dari kakak beradik, Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti. Keberangkatan mereka ke Tanah Suci tidak hanya untuk menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga sebagai bentuk bakti dalam mewujudkan impian kedua orang tua mereka.

Perjalanan spiritual ini diliputi duka mendalam. Sang ibu telah lebih dahulu meninggal dunia, sementara ayah mereka saat ini tengah berjuang melawan penyakit demensia dini. Dalam kondisi tersebut, harapan orang tua untuk menunaikan ibadah haji tetap hidup dan kini dilanjutkan oleh kedua anaknya dengan penuh keikhlasan.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Andi Nur Syafariyanti yang juga tercatat sebagai salah satu calon jemaah haji termuda asal Nunukan tahun ini mengungkapkan niat dan harapannya.

“Setibanya di Tanah Suci, kami ingin mendoakan ibu agar segala amal ibadahnya diterima dan dosa-dosanya diampuni. Untuk ayah, kami memohon kepada Allah agar diberikan kesembuhan dan kesehatan,” ujarnya lirih.

Ia menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar ibadah, melainkan wujud cinta dan pengabdian kepada orang tua. Bersama sang kakak, ia bertekad menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan, seraya menghadiahkan doa terbaik bagi kedua orang tua mereka.

Momen perpisahan pun berlangsung emosional. Tangis keluarga pecah saat pelukan hangat dan doa-doa mengiringi langkah kakak beradik tersebut menuju perjalanan suci yang sarat makna. Kisah mereka menjadi potret keteguhan hati di tengah kehilangan dan ujian kehidupan.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon jemaah haji, khususnya mereka yang membawa kisah perjuangan dan ketulusan dalam menunaikan ibadah.

“Ini adalah bentuk bakti yang luar biasa. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.

Kisah Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan batin yang penuh makna. Di dalamnya tersimpan doa, harapan, serta cinta yang terus hidup, mengiringi setiap langkah menuju Tanah Suci. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.