Puluhan Sekolah Ramaikan LKBB HBI ke-76 di Nunukan

oleh -5 views

NUNUKAN – Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) yang diadakan Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan kembali terlaksana. Puluhan tim dari pelajar Kabupaten Nunukan tampak antusias mengikuti lomba yang digelar di Lapangan Parkir Kantor Imigrasi Nunukan.

Sebanyak 21 tim yang terdiri dari 13 orang terdaftar mengikuti LKBB yang keempat kalinya digelar di Nunukan itu dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76.

Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Adrian Soetrisno menyampaikan, dalam kegiatan ini 21 tim yang terdiri dari ketegori SD enam tim, SMP sembilan tim dan SMA enam tim.

“Kita sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang mengirimkan perwakilannya karena LKBB ini menjadi kegiatan utama yang menjadi sorotan. Lomba ini tidak hanya mengedukasi tentang disiplin dan kerja sama, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk bersaing secara sehat dan memperkuat rasa persatuan,” ujar Adrian, Sabtu (11/4/2026).

Dikatakan Adrian, bahwa kegiatan dimaksud bertujuan untuk mengenalkan hadirnya Imigrasi kepada masyarakat Nunukan dan ikut serta memberikan kesadaran kedisiplinan dan ketertiban sejak dini.

“Harapan kita Imigrasi ini bisa lebih dekat dengan masyarakat dan kita juga bisa ambil andil dalam memberikan kontribusi dan edukasi tentang LKBB di peserta didik,” ujarnya.

Adrian menjelaskan, selain LKBB yang digelar dalam rangka memperingati HBI, kegiatan tersebut juga menumbuhkan kebersamaan serta kekompakan dari seluruh pelajar yang ada di Nunukan.

Ketentuan penilaian yakni dalam gerakan harus ditampilkan secara berurutan seperti istirahat parade, sikap sempurna, hormat, setengah lengan lencang kanan, hitung bershaf, hadap kanan, lencang depan, ada beberapa gerakan yang akan di nilai, kerapian dan kekompakan pun menjadi poin dalam penilaian.

Selain itu, Kantor Imigrasi Nunukan juga menggelar bazar UMKM yang melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Bazar ini memberikan peluang kepada para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan menjual produk-produk mereka.

“Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendukung ekonomi lokal dan membantu pertumbuhan UMKM di Nunukan,” ucapnya.

Dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Nunukan juga meluncurkan program “Paspor Simpatik”.

Program ini, lanjut Adrian guna memberikan pelayanan paspor tambahan pada hari weekend, mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari-hari kerja.

Selain itu juga kantor imigrasi Nunukan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Nunukan.

“Acara HBI ini menjadi contoh positif bagaimana instansi pemerintah dapat berkolaborasi dengan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus menjadi tradisi yang memperkuat hubungan antara Kantor Imigrasi dan masyarakat Nunukan,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.