NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) sebagai bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah ke depan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan, ini dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merumuskan rencana kerja perangkat daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran. Dalam arahannya, Hermanus menegaskan pentingnya penajaman program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Perangkat daerah harus mampu merumuskan program prioritas yang benar-benar menjawab persoalan mendasar pembangunan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), baik di tingkat kecamatan maupun kewilayahan, serta pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD harus menjadi dasar utama dalam penyusunan program. Menurutnya, seluruh usulan tersebut perlu diinventarisasi secara cermat agar terintegrasi dalam rencana kerja pemerintah daerah.
Selain itu, Hermanus juga mengingatkan bahwa dinamika global saat ini turut memengaruhi kondisi dalam negeri, termasuk kebijakan fiskal. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah mampu mengantisipasi perubahan tersebut dalam perencanaan pembangunan ke depan.
“Situasi global harus menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan, agar program yang dirancang tetap relevan dan adaptif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya implementasi program prioritas daerah, termasuk 17 arah baru menuju perubahan yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam forum tersebut, percepatan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) juga menjadi perhatian. Hermanus meminta perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program yang dinilai belum memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan membahas sekaligus mengevaluasi rancangan program perangkat daerah.
Menurutnya, hasil forum akan menjadi dasar penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027, dengan mengacu pada tiga agenda utama, yakni usulan program hasil Musrenbang kewilayahan 2026, pokir DPRD 2026, serta pagu indikatif perangkat daerah.
“Forum ini juga menjadi wadah untuk memastikan seluruh program yang dirancang sesuai dengan ketentuan serta mendukung capaian kinerja pemerintah daerah,” jelasnya.
Kegiatan FPD dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait. Forum ini dipimpin oleh para asisten sesuai dengan bidang masing-masing guna memastikan pembahasan berjalan komprehensif dan menghasilkan perencanaan yang berkualitas.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat menghasilkan program pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv)







