NUNUKAN – Organisasi perempuan diharapkan tidak hanya menjadi wadah mempererat silaturahmi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut menjadi penekanan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031 di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (24/10/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Ir. Andi Astuti resmi ditetapkan sebagai Ketua IWSS Kabupaten Nunukan untuk lima tahun ke depan. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Umum Pengurus Wilayah IWSS Kalimantan Utara, Hj. Dara AR Rasyid.
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPR RI Hj. Rahmawati Zainal Paliwang, S.H., yang juga merupakan Dewan Pembina IWSS Kalimantan Utara, anggota DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Andi Mariyati, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Susanti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KKSS Kabupaten Nunukan, Ketua KKMB Kabupaten Nunukan, serta sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menilai IWSS memiliki posisi strategis dalam memperkuat peran perempuan, terutama melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas perempuan, dan penguatan ketahanan keluarga.
Menurutnya, keberadaan organisasi perempuan harus mampu memberikan manfaat yang dirasakan tidak hanya oleh anggotanya, tetapi juga masyarakat secara luas.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Nunukan. IWSS diharapkan dapat menjadi salah satu organisasi yang turut merawat tradisi dan nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan, sekaligus membangun hubungan harmonis dengan berbagai suku serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Ia menyebut masyarakat Sulawesi Selatan dikenal memiliki semangat merantau, etos kerja tinggi, menjunjung harga diri, serta memegang teguh nilai kekeluargaan. Karakter tersebut, menurutnya, perlu terus dipelihara dan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Namun, Irwan menegaskan bahwa semangat kekeluargaan tidak boleh hanya terbatas pada lingkup internal organisasi atau komunitas sendiri. Kepedulian sosial harus diperluas kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Tetapi saya juga ingin berpesan, jangan hanya kuat dalam menjaga keluarga sendiri. Mari kita juga peduli dengan keluarga-keluarga di sekitar kita, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan. Kalau ada tetangga yang kesusahan, kita bantu. Kalau ada anak yang membutuhkan perhatian, kita peduli. Kalau ada persoalan di lingkungan, kita ikut mencari solusi. Jangan sampai kita rajin hadir di acara organisasi, tetapi tidak tahu kalau tetangga sebelah rumah sedang membutuhkan bantuan,” pesannya.
Kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, Bupati meminta agar kepemimpinan organisasi dijalankan dengan mengutamakan kebersamaan, komunikasi yang baik, serta program kerja yang terarah. Ia berharap IWSS dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong kegiatan pemberdayaan perempuan dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPR RI Hj. Rahmawati Zainal Paliwang selaku Dewan Pembina IWSS Kalimantan Utara turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan seluruh pengurus yang telah resmi mengemban amanah organisasi.
Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kemampuan seluruh anggotanya untuk membangun persatuan dan bekerja sama.
“Organisasi yang kuat tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh banyak orang yang bersedia bersatu, saling menghargai, dan bekerja sama,” ujarnya.
Rahmawati juga mengingatkan bahwa IWSS memiliki tanggung jawab dalam menjaga tali silaturahmi sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan. Karena itu, seluruh pengurus diminta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan serta menjaga soliditas organisasi.
Ia berharap IWSS tidak hanya aktif menjalankan kegiatan internal, tetapi juga mampu memperluas jangkauan pengabdian melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Secara khusus, Rahmawati mendorong kepengurusan baru agar lebih banyak menyelenggarakan kegiatan bakti sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Dengan kepengurusan periode 2026–2031, IWSS Kabupaten Nunukan diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran organisasi, memperkuat pelestarian budaya, serta mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Nunukan. (Adv)







