TNI Tinjau Pelabuhan Tunon Taka, Imigrasi Nunukan Perkuat Sinergi Pengawasan Perbatasan

oleh -18 views
Kasi Tikkim Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan saat mendampingi kunjungan Mabes TNI AD di TPI Tunon Taka (Foto: Imigrasi Nunukan)

NUNUKAN – Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Nunukan terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelayanan di pintu masuk negara. Upaya tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan dalam kegiatan asistensi hukum dan observasi yang dilaksanakan Tim Markas Besar (Mabes) TNI di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama sekitar satu jam itu merupakan bagian dari pelaksanaan asistensi hukum bagi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Sektor Timur Yonkav 13/SL. Tim Asistensi Mabes TNI dipimpin Kolonel Laut (H) Totok Sumarsono, S.H., M.H., M.Tr.Hanla., didampingi Kapten Chk Amril Harahap, S.H., M.H.

Selain Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan KSOP Nunukan, Pelindo Regional 4 Nunukan, serta Kantor Bea dan Cukai Nunukan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Adrian Soetrisno, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mendukung pengawasan kawasan perbatasan, khususnya di Pelabuhan Tunon Taka sebagai salah satu pintu gerbang internasional Indonesia.

“Pelabuhan Tunon Taka memiliki peran yang sangat strategis sebagai pintu masuk dan keluar negara di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Karena itu, sinergi seluruh instansi menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang cepat, profesional, sekaligus menjamin aspek keamanan negara,” ujar Adrian.

Ia menjelaskan, selama kegiatan berlangsung Tim Asistensi Mabes TNI menerima pemaparan mengenai kondisi operasional pelabuhan, mekanisme pelayanan penumpang internasional, hingga pola koordinasi yang telah diterapkan antarinstansi dalam mendukung pengawasan di kawasan pelabuhan.

Dari pihak Imigrasi, pemaparan disampaikan oleh Donly Pemilu Siahaan bersama jajaran petugas mengenai pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian terhadap penumpang maupun awak alat angkut internasional, termasuk pemanfaatan sistem keimigrasian berbasis teknologi dalam mendukung pelayanan.

Usai pemaparan, Tim Asistensi Mabes TNI melakukan observasi lapangan dengan meninjau sejumlah fasilitas pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka. Area yang dikunjungi meliputi ruang pemeriksaan keimigrasian, area keberangkatan dan kedatangan penumpang internasional, ruang tunggu penumpang, ruang VVIP, hingga berbagai fasilitas penunjang operasional lainnya.

Dalam setiap titik yang dikunjungi, tim melakukan peninjauan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, alur pelayanan penumpang, mekanisme pemeriksaan lintas instansi, serta sistem pengamanan yang diterapkan di kawasan pelabuhan.

Tim juga berdialog langsung dengan para petugas lapangan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan tugas sehari-hari, kendala yang dihadapi, serta berbagai upaya yang telah dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas pengawasan di pintu masuk negara.

Menurut Adrian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga wadah untuk menyamakan persepsi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan di wilayah perbatasan.

“Masukan dari Tim Asistensi Mabes TNI akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh instansi yang bertugas di Pelabuhan Tunon Taka,” katanya.

Adrian menambahkan, Imigrasi Nunukan berkomitmen terus mendukung terciptanya tata kelola pelayanan keimigrasian yang efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika lalu lintas orang di kawasan perbatasan.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang selama ini telah terbangun bersama TNI, KSOP, Pelindo, Bea dan Cukai, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan.

“Kami berharap kolaborasi yang telah berjalan baik ini semakin kuat sehingga pengawasan dan pelayanan di pintu gerbang internasional dapat terus ditingkatkan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing instansi,” (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.